MACAM MACAM NAJIS

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Najis merupakan sesuatu yang wajar kita temukan atau minimalnya sering kita dengar kata-kata najis. Lantas najis itu sendiri sebenarnya apa dan seperti apa wujudnya? Nah pada pembahasan kali ini perkenankanlah kami untuk membahas mengenai beberapa macam-macamnya najis.

Namnun sebelum kita membahas lebih banyak mengenai macam-macam najis, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa itu yang dinamakan dengan najis. Dan bagaimana kewajiban bagi orang yang terkena najis, baik badan ataupun pakaian yang sedang dikenakan. baca juga penjelasan tentang cara mensucikan najis di situs nyamankubro.com

Lantas bagaimana keharusan terhadap najis bila orang tersebut akan melaksanakan suatu ibadah. Apakah najis dapat menghalangi suatu ibadah ataukah tidak berpengaruh sama sekali mengenai ibadah seseorang?

PENGERTIAN NAJIS

Najis secara bahasa artinya ialah sesuatu yang dianggap menjijikan. Jadi benda atau sesuatu yang dianggap menjijikan maka nantinya dapat dikatakan sebagai benda najis. Sebagai contoh misalnya kotoran hewan.

Sedangkan najis menurut syara’ ialah setiap benda yang haram digunakan secara mutlak dalam keadaaan normal beserta mudah untuk dibedakan, bukan kemuliaannya, menjijikannya dan bukan karena berbahaya pada badan atau akal.

MACAM MACAM NAJIS

Terdapat beberapa macam najis yang seharusnya diketahui oleh kita semua terutama orang islam. Kenapa demikian? Karena najis akan menghalangi sahnya sholat yang dikerjakan oleh orang yang terkena najis tersebut.

Maka bila kita mengetahui dan paham tentang najis, setidaknya kita juga mengerti bagaimana cara membersihkannya. Sehingga harapannya adalah kita dapat melaksanakan sholat dengan keadaan suci, baik suci badan, tempat maupun pakaian yang dikenakan.

Macam macamnya najis terbagi menjadi beberapa golongan. Berikut ini beberapa macam-macamnya najis yang harus kita ketahui:

1. Najis mughalladzah,

bentuk najis mughalladzah ialah seperti najis anjing, babi dan anak yang lahir dari salah dari keduanya. Misalnya babi kawin dengan kambing, maka anak dari hasil kawin tersebut hukumnya najis.

Cara mensucikan najis mughalladzah yaitu dengan cara dibasuh sebanyak tujuh kali setelah dihilangkan benda najisnya terlebih dahulu. Diantara salah satu basuhan tersebut harus dicampur dengan debu.

2. Najis mukhaffafah

contoh dari pada bentuk najis mukhaffafah ialah air kencing bayi laki-laki yang belum memakan apapun selain air susu ibu dan usia bayi tersebut belum sampai pada usia dua tahun.

Cara mensucikan najis mukhaffafah tersebut yaitu dengan menghilangkan benda najisnya terlebih dahulu, selanjutnya yaitu dengan dipercikan (mencipratkan) air ke tempat yang terkena najis tersebut sampai menutupi tempat yang tadinya terkena najis.

3. Najis mutawasitah najis

najis mutawasitah yaitu najis selain dari najis mughalladzah dan najis mukhaffafah. Contoh dari bentuk najis mutawasitah ialah kotoran hewan selain hewan babi dn anjing.

Najis mutawasitah terbagi menjadi dua bagian yaitu najis ainiyah dan najis hukmiyah. Najis ainiyah yaitu najis yang masih terlihat bendanya atau masih ada rasa, warna dan bau dari najis tersebut.

Cara mensucikan atau membersihkan najis ainiyah yaitu dengan cara menghilangkan rasa, warna dan baunya dengan menggunakan air yang suci.

Sedangkan najis hukmiyah yaitu najis yang sudah tidak ada lagi warna, rasa dan bau dari najis tersebut. Adapun cara mensucikan najis hukmiyah yaitu dengan cara mengalirkan air pada tempat yang terkena najis tersebut.

Jadi najis merupakan sesuatu yang dianggap menjijikan dan secara mutlak haram untuk digunakan serta mudah untuk dibedakan. Dari pengertian najis tersebut tentu kita dapat mengambil pemahaman bahwa najis ialah benda yang menjijikan dan haram untuk digunakan.

Melihat dari pengertian najis tersebut tentu bisa pula kita pahami bahwa khomer juga termasuk ke dalam benda najis. Maka bila pakaian atau tempat yang akan digunakan untuk ibadah terkena air khomer maka harus disucikan terlebih dahulu.

Demikian pembahasan tentang macam-macam najis yang kami sampaikan,  Atas segala kekeliruan dan kekurangan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh